POETRY
1. Jika aku ini Maha
Mungkin jika aku ini adalah Maha….aku akan menggenggam semua kehendak …
Mungkin jika aku ini adalah Maha…bukan disini aku berada…bukan dengan sebotol vodka dan sebatang rokok serta kedua kelopak hitam yang saat ini tanpa inspirasi
Mungkin jika aku ini adalah Maha….aku akan memposisikan semua keinginan aku yang tidak memerlukan eskalasi sampai aku bilang pada sumber-sumber nadi dan relungku bahwa aku maha bebas tanpa terkecuali…..
Namun saat kesedihan dan keputus asaan semakin konvergen menyudutkan gamang jiwa seorang aku ..itu adalah dimana aku bisa berteriak lantang menyebut diriku ini bukanlah Maha…
2. Puzzle
Siapakah kita ini?
Jika aku bilang bahwa, “aku dan kamu adalah satu bentuk kesatuan bentuk”
Kita berdua ini buta dan tidak mengetahui apa bentuk kita…
Saat ini aku sedang berusaha menyusunnya….menyusun suatu bentuk untuk kita….
Tapi kalo kau bertanya lagi “akan seperti apa bentuk kita ?”…
Aku akan jawab, “aku juga tidak tahu”…”aku tidak tahu”…”aku benar-benar tidak tahu”….
Kalo kau bertanya …..”apakah kita berdua akan membuat bentuk yang sama ?”
Aku akan menjawab, “jangan bertanya seperti itu….bentuk kita itu maha luas, dan saat ini aku dan kamu sedang menyusunnya….aku sedang menyusun puzzle kita disebelah kiri dan kamu disebelah kanan ku”
Kalo kau bingung dan bertanya lagi “seperti apa?” aku akan menjawab lagi “aku saat ini juga sedang menyusun bagian yang sulit..bagian yang sangat sulit...tapi biarlah kuselesaikan sendiri dan percayalah padaku karena aku tahu kaupun disebelah sanapun begitu…
Lalu kau berkata “ayo kita tembus batas ini batas antara aku dan kamu!” lalu aku bilang “batas apa?…tidak ada batas..tidak usah ada batas…rangka puzzle ini adalah tempat kita tumbuh dan menyusun puzzle ini…kau jangan khawatir kita selesaikan bersama dengan aku sebagai pelengkapmu”……
Ah……Akhirnya kau pun tersenyum dan mengerti….. sampai kapanpun bentuk kita ini tidak akan pernah bisa terselesaikan …karena itulah jalan kita untuk bersatu…..
3. Dibawah naungan Oak
Dibawah naungan Oak aku menyadur rasa kalut dan perdebatan jiwa
Kupandangi setiap desir luka yang semakin mengkapal tiap hitungan detiknya
Aku memainkan harpa elevasi bobrokku dan mabuk lintah berurai saliva
Aku bersegara enyahkan kolom yang mengemas protes gerakku
Aku bersegera untuk berlari lagi..lagi dan lagi….
Aku terjembab dan dan jiwaku berhentak-hentak ….menggumam…menggerutu….
Aku ingin pergi dan tidak pernah ingin pulang….
Irama Contradansa memabukanku dan menyeretku kembali
Aku blokir seluruh nadiku menjauh menghindari oak
Kuberpegang pada sulur-sulur kalbu kesadaranku tapi tidak bisa difungsikan
Aku mengayuh ulang kuat-kuat sampan egoku tapi arus itu menyeretku..membenamkanku…
Aku memanjat tebing-tebing intuisiku …telapakku terluka parah aku jatuh lagi…..
Aku terdiam dan berujar….Sial!!!! tidak adakah yang lebih nyaman dari tidak pergi dari naungan oak….
Aku berteriak pada diriku aku tak mau terbuai dan terlelap disana….
Aku akan mengumpulkan lagi semua cita-citaku…aku berjanji!!!!
Aku muak disana!!!!!!muak!!!!
4. When Demon in love with Angel…
Mungkinkah aku mencintaimu yang tinggal di dunia penuh warna warni, salam sejahtera dan kedamaian?
Mungkinkah aku menyayangimu yang hidup di antara kesejehteraan, kebahagiaan dan harapan?
Mungkinkah aku bisa memilikimu yang harumnya tiada tara, yang lurus langkahnya dan sangat tinggi derajatnya?
Mungkinkah aku bisa memelukmu sebentar saja…meski hanya untuk sesaat….
Ah…aku kemudian aku memainkan kembali bola bola mimpi indah seorang setan ini sambil tertawa …dan sambil bergumam aku berkata “takdirku adalah absurd untuk semua yang kuandaikan itu….ya semuanya absurd....sangat absurd.....terlalu absurd!!!"
5. Ah There u are……(finally I found u)
Saat aku terjembab dihiasi segunung kekecutan
Aku mencoba mengalah dengan nama yang disebut takdir…
Disaat siluet parauku menjerit di kegelapan
Aku coba butakan kedua mata ku dan berharap merasakanmu terurug utuh
Aku mencarimu tapi entah dimana….
Bangkai tulang dan bau anyir itu menyengatku…menyengat otakku!!!
Mereka mencoba mempermainkan lengah jiwa ku, aku dibuat menyerah!!!!
Duri kemunafikan, parang penghianatan, beling kebencian
Membuatku muntah darah bernanah dan memaksakan seluruh ragaku untuk mengeluarkan isi lambungku yang teramat mual!!!mual!!!mual!!!!
Tapi aku masih mencarimu….
Aku tersesat semakin jauh makin tubuhku mengapur oleh rindu
Aku masih mencarimu dengan ransel kegamanganku
Jiwa yang sudah maha menipis dan kulit yang sudah tercabik cabik dan seretan luka kepenatan
Yang mengantarkanku pada satu senti meter saja dari yang namanya kematian!!!!
Rusuk-rusukku masih berteriak
Dimanakah dirimu!!!!
Ya Aku sekarat…. Tapi jangan harap aku menyerah!!! Jangan harap!!!! Jangan Harap!!!!
Dan aku masih juga mencarimu….
Saat sekarat terakhir... pasrahku sembuhkanku dan mengantarkanku pada suatu Zat yang mengajarkanku nama “keajaiban” dan dengan kalimatnya "Kun Fayakun"!!!
Selesailah penantianku….terjawablah semua pertanyaan dan keinginanku…
Ragaku diantarkanNya ke pintu Eden….dari balik selanya aku mengintip cahaya seindah orion.…
Kulihat dirimu disana tersenyum dengan senyuman seluas lautan dan menungguku…..seluruh ragaku berbisik.....
……Ah there u are…..
6. PARNO SITUASI
Dudukan kepak terbangku
Lagukan ironi nafasku
Runtuhkan ego kebesaranku
Palingkan pergoyangan perspektifku
Redupkan revolusi konstantaku
Sematkan susunan kontrolku
Balutkan kulminasi balikku
Patahkan filsafat gerakku
Parno situasi!!!!!
7. Pria yang ber "IQ 13"
kau menginginkanku dalam hitungan 2555 hari dan menungguku..itu katamu
kau mencintaiku tanpa menyisihkan sebagian hatimu untuk wanita lain..itu katamu...
kau menyayangiku dengan tulus dan kau tak bisa berpaling...itu katamu....
kau mencintai setiap langkah gerakku dan cara aku hidup..itu juga katamu...
tapi maaf aku tidak pernah mencintaimu.....
kau memang manis, kau memang menarik, tutur katamu ramah dan suaramu
menggetarkan jiwa.....tapi...
kau adalah pria paling bodoh yang pernah kukenal
kau adalah pria paling tolol yang pernah kulihat dan
kau adalah pria yang paling lambat berpikir dalam hidupku...
ah pantas saja IQ mu hanya 13 !!!!
8. Thank u for taught me to love.....
saat sinarNya mengurai tepat alam imajinasiku
saat mukjijatNya datang menegur sombongku
saat kuasaMu kulihat di mata teduhnya orang-orang yang pergi berjihad
saat keagunganMu diperlihatkan lewat seruan waktu shalat
dalam tangisku ..ku bersujud dan tak pernah berhenti berucap..terima kasih...
terima kasih telah memberiku kesempatan dan keberanian untuk hidup sampai saat ini....
terima kasih sudah mengajarkanku cinta dan kasih sayang...
terima kasih telah memberikan kesempatan padaku untuk hidup bersama orang-orang yang kusayangi....meskipun hanya itu yang sampai saat ini aku punya.....
terima kasih...zat maha pengasih dan penyayang.....terima kasih
all written by : angelick vaulina

Recent Comments